Browser Tercepat di dunia

Penasaran dengan browser terbaru dari Apple, Safari 4 Beta yang digaungkan sebagai browser yang katanya tercepat di dunia saat ini maka kami langsung ingin mencobanya.

 

Kami langsung download filenya (GRATIS) di web mereka disini (versi Windows XP/ Vista) dengan besar file 260 MB dan langsung meng-instalnya.

Pada saat pertama kali membukanya, kami langsung disuguhkan fitur “Speed Dial” yang berguna untuk meletakkan web yang paling sering kita kunjungi. Sayangnya fitur yang satu ini membuat sedikit bermasalah dengan adanya “lag” untuk berpindah dari satu tampilan web ke web lain atau sedikit menghambat lajunya mouse kami.
Sebenarnya kami suka dengan fitur “Speed Dial” yang pertama kali kami gunakan di Opera tetapi karena masalah diatas, kami lebih suka untuk tidak menggunakannya di Safari.Tampilan/ layout Safari 4 Beta memang cukup sederhana dan mungkin boleh dibilang hampir sama dengan Google Chrome.

Untuk penggunaan memori di komputer, Google Chrome masih yang terkecil dalam hal ini, berikut berturut-turut memori yang digunakan di setiap browser; Chrome 18 MB, Firefox 111 MB, Opera 120 MB dan Safari 125 MB.

Sekarang mari kita bicara tentang browser yang katanya tercepat ini.

Harus diakui bahwa apa yang dikatakan tentang Safari 4 ini memang benar adanya dan tanpa menghitung waktupun, kami sudah dapat merasakan betapa cepatnya Safari 4 membuka sebuah web.

Kami membuka 2 buah website dan hasilnya memang Safari 4 Beta ini yang tercepat. Berikut hasilnya dalam hitungan detik:

www.otakku.com

www.msn.com
Dari hasil diatas, bisa dilihat sendiri kecepatan Safari 4 ini memang sangat membuat kami kagum.Kesimpulan akhir kami, Safari 4 Beta memang bisa dijadikan alternatif lain sebagai browser utama bagi yang butuh kecepatan kecuali satu hal yaitu masalah “Speed Dial” yang menurut kami sebaiknya tidak digunakan.

Semoga saja masalah “Speed Dial” ini hanya terjadi di kami tetapi bila memang andapun mengalami hal yang sama maka berharap saja dalam versi akhir Safari 4 (bukan Beta lagi), Om Steve Jobs bersama timnya berhasil mengatasi masalah ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s