Perjuangan Itu Sakit

Sakit yang dimaksud disini bisa sakit dalam arti fisik,hati,perasaan dan pikiran.Yang akan dibahas disini ialah sakit secara fisik karena mudah untuk dianalogikan.Baiklah kita mulai.Pernahkah kalian ingat masa2 saat belajar mengendarai sepeda atau main ice skating?berapa banyak dan sering kalian terjatuh dan merasakan sakit?Dimulai dari saya yah,Saya belajar ice skating dan sampai lumayan bisa membutuhkan waktu 2x sesi latihan.Pada saat saya pertama kali latihan,saya gemetar takut jatuh dan merasakan sakit luar biasa,kaki serasa terbelah jadi dua.waktu itu saya hanya berpegangan dengan pembatas dan hanya sesekali keluar dari zona “nyaman”.Dan hasilnya nihil.Kedua kali saya datang untuk latihan,saya punya ambisi yang dipaksakan untuk bisa.Dari pertama masuk arena saya langsung ke tengah arena.Ya saya nekat.Saya datang bukan untuk takut.Saya malu dengan anak yang kurang dari 5 tahun sudah mahir bermain.
Apa yang terjadi setelah itu?Ya saya terjatuh berkali-kali.Dari jatuh yang biasa sampai luar biasa.Tapi kalau diingat-ingat sampai sekarang,lucu!hehehe..senyum2 sendiri saya sambil menulis ini,senyum senang dan kesakitan nih badan pegel2x😀.Ok back to topic,saya pun mencoba belajar dengan bertanya tentang teori ice skate yang benar melalui teman2 saya.entah itu teman cowo maupun cewe.Malu sih tapi tak apa.Dan hasilnya?Ya saya bisa.loh cepet amat bisanya?fiksi nih ya?haha,mungkin kalian tidak melihat bagaimana proses jatuh-jatuhnya.mulai dari jatuh pantat duluan,tangan sampai badan,untung gag muka duluan yah..hahaha.Kaki saya pun masih merasakan sakit seperti pertama kali datang,istirahat sebentar dan main lagi dah.Dan uniknya ditengah suhu yang dingin,saya malah berkeringat saking lelahnya.
Ok,cukup sudah ya cerita analoginya,sekarang kita fokus pada judul kita.Apa sih yang dapat kita ambil dari pengalamanku diatas?
1.Perjuangan itu sakit pada awalnya,namun terasa indah ketika kita memetik hasilnya kelak.
Jatuh berkali2 namun akhirnya bisa juga bermain ice skating.Mungkin yang paling mudah untuk menggambarkan ini lagi adalah ketika mulai usaha/bisnis.Seperti kata ayah saya,Bisnis memang pada awalnya akan terus merugi sebagai proses pembelajaran,dan kita harus fokus dan bekerja keras agar bisnis ini menjadi besar.Setelah meresapi kata2 ini,saya jadi tau kenapa Bill Gates maupun Mark Zuckergerg ini keluar/DO kuliahnya.Bukan karena mereka bodoh,malas atau apapun.Mereka fokus dan bekerja keras mengembangkan apa yang sudah mereka buat agar menjadi besar dan mereka saat itu sedang kuliah,maka dari itu mereka tidak bisa membagi fokus,dan keluar.Coba mereka tidak sedang kuliah,maka mereka tidak mengalami DO.Tapi apakah akan sukses seperti sekarang?mungkin tidak.karena hidup ini pilhan dan perjuangan juga butuh keyakinan untuk “bisa”.Dan pada akhirnya mereka memetik hasilnya sekarang.
2.Ketika dalam proses berjuang/belajar,kesampingkan ego,gengsi,sok tahu,sok bisa dan kawan-kawannya.
Mungkin jikalau saya sering bertanya,bukan karena saya “kepo”,tapi lebih karena ingin tahu yang besar.Dimasa muda ini,saya ingin tahu semua hal.Waktu SMA saya mungkin lebih sering jaim,tapi sekarang tidak.ketika saya tidak mengetahui,maka saya mencoba menekan gengsi saya serendah mungkin untuk bertanya dan belajar.Bahkan ketika saya tahu banyak tentang sesuatu hal,maka saya tidak akan nyerocos sok tahu,saya hanya ingin menjadi pendengar yang baik dan diam.Ketika dibutuhkan baru berbicara.
3.Kita butuh teman dalam berjuang sebagai proses percepatan perjuangan kita.
Kita bisa saja berjuang sendiri dan berhasil,tapi percayalah dengan adanya teman yang tepat disekeliling kita itu membuat perjuangan kita berhasil lebih cepat.
4.Perjuangan itu harus punya target yang jelas.
Target kita harus jelas apa,lalu jangan tawar menawar tentang target.Jangan sesekali menurunkan standar target kita.harus tetap kita perjuangkan kalau bisa ditingkatkan.Target itu setinggi mungkin yang bisa kita capai.
5.Perjuangan terkadang harus dipaksakan dan harus diyakini bisa.
Dari pengalaman diatas mungkin saya terlalu dipaksakan untuk bisa.Harus jatuh berkali2,sakit2an dan sebagainya.Kenapa tidak belajar dari pembatas saja,pelan2 dan bertahap.Tapi menurut saya itulah cara terbaik untuk saya bisa.Saya adalah tipe orang yang punya tingkat “emosi” yang tinggi untuk bisa menaklukan sesuatu,mungkin berbeda dengan teman2 yang lain.itu hanya cara saya saja.
Sedikit cerita ketika saya mengerjakan soal data mining gemastik 2012,saya azzamkan diri saya untuk menjadi no 1 dikompetisi ini.Saya paksakan mengerjakan gemastik sampai saya tidak tidur seharian,sekitar 40 jam,hanya untuk mengerti bagaimana mencari solusi terbaik.
6.Perjuangan juga butuh kesabaran dan doa
Setelah semua proses berjuang telah kita lewati,ingatlah kalo kita harus sabar untuk mendapatkan hasil.Jatuh sekali itu sakit,tapi kita harus bisa menahan sakit itu lagi sampai kita bisa.bersabarlah.dan yang terakhir berdoalah atas semua perjuangan kita sejauh ini.

Akhir kata,selama hidup kita harus berjuang tidak ada batasan umur.mari kita berjuang untuk cita dan cinta kita😀
SEMANGAT!

Satu pemikiran pada “Perjuangan Itu Sakit

  1. I was suggested this web site by way of my cousin. I am no longer positive whether or not
    this submit is written through him as no one else recognize such particular approximately my problem.
    You’re incredible! Thanks!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s