The best place to work in Indonesia

Bagi Anda yang memilih berkarir sebagai pekerja profesional (karyawan), maka pilihan tempat atau perusahaan untuk bekerja merupakan sebuah pilihan yang amat kritikal. Sebab disitulah, sketsa nasib kita akan mulai di-lukis : adakah kita akan terdampar pada tempat indah untuk mengukir kemakmuran dan pertumbuhan karir yang cemerlang. Atau sebaliknya : kita tergelincir pada ruang yang buram, dimana arah masa depan selalu redup dan remang-remang.

Berikut ini akan ditampilkan profil tentang perusahaan-perusahaan yang selama ini menjadi favorit bagi para pemburu pekerjaan (job hunters). The best place to work, begitu para pakar SDM menyebutnya.

Semua perusahaan yang disebut disini adalah yang beroperasi di Indonesia, meski tak terelakkan, nama-nama multi national companies mendominasi daftarnya (sebuah hal yang wajar adanya). Mari kita telisik daftar perusahaan terbaik untuk bekerja di Indonesia.

Unilever. Perusahaan raksasa consumer goods ini tak pelak merupakan salah satu tempat dambaan untuk berkarir. The Best Marketing School in Indonesia, begitu banyak orang menyebutnya. Perusahaan ini memang dikenal merupakan tempat pengemblengan top marketers untuk produk consumer goods di tanah air. Kalau Anda ingin belajar dan menjadi marketer yang tangguh, disinilah tempatnya.

Namun bukan hanya itu. Perusahaan asli Belanda ini menawarkan peluang karir yang bagus (lantaran mereka memiliki banyak posisi yang bisa saling di-rotasi). Selain itu, secara berkala diberikan career assignment di banyak negara, mulai dari Singapore, Malaysia, hingga ke Belanda dan Inggris. Ini tentu memberikan global experience yang bagus bagi  your personal development and growth.

Perusahaan consumer goods lokal yang juga menjadi favorit untuk dijadikan tempat berkarir adalah Indofood Sukses Makmur dan Garuda Food.

Citibank. Lepas dari kasus Malinda yang sensional itu, Citibank tetaplah Citibank – Citi that Never Sleeps. Kalau Unilever adalah best marketing school, maka Citibank adalah best banking school. Alumnus Citibank pastilah akan selalu diburu oleh para head hunters yang tak henti menawari mereka dengan berderet pekerjaan yang atraktif.

Selain iklim kerja yang profesional dan rapi, Citibank merupakan tempat yang memberikan gaji amat layak bagi para pegawainya. Seorang manajer senior di bank ini bisa bergaji 40 juta/bulan dengan bonus tahunan 5 kali gaji. Dengan bonus semacam ini, tiap tahun Anda bisa pergi liburan keliling Eropa (so siapa bilang, kalau menjadi karyawan tidak akan bisa kaya?).

Selain Citibank, maka bank lain yang juga menjadi favorit bagi para job hunters adalah Standard Chartered, Bank Danamon, BRI, dan CIMB Niaga.

Mc Kinsey. Ini adalah lembaga konsultan strategi nomer wahid di dunia. Bekerja di Kantor Pusat Mc Kinsey selalu menjadi incaran bagi para lulusan top business school seperti Harvard, Stanford dan University of Chicago. Mc Kinsey memang merupakan tempat terbaik untuk memproduksi konsultan global yang top markotop.

Di Indonesia, McKinsey juga punya kantor cabang, dan selalu diburu oleh para young professionals. Selain Mc Kinsey, terdapat lembaga konsultan yang juga favorit seperti Dunamis, Hay International ataupun DDI. Saran saya, kalau kelak Anda mau membangun bisnis sendiri dalam bidang konsultan manajemen, Anda mestilah mampir bekerja di salah satu tempat tersebut.

Exxon International. Siapa yang tidak mau berkarir di perusahaan minyak? Seorang staf biasa di perusahaan ini bisa bergaji 20 juta/bulan (atau 10 kali lipat di tempat lain). Seorang teman yang bekerja disini juga bilang, setiap enam bulan sekali di kirim ke luar negeri untuk training (oh ya, tentu saja sambil jalan-jalan dan cuci mata)

Selain Exxon, berkarir di Chevron/Caltex, Pertamina atau Medco (perusahaan minyak lokal) juga menjadi incaran bagi para lulusan perguruan tinggi.

Demikianlah daftar ringkas mengenai perusahaan-perusahaan yang menjadi favorit para pencari pekerjaan. Dan terpilih menjadi karyawan di perusahaan diatas juga bukan hal yang sulit, jika Anda memang kompeten.

Jadi sekarang, kalaulah Anda masih bekerja pada perusahaan yang agak abal-abal, dengan gaji yang juga abal-abal, ya ndak usah ngomel-ngomel dan menyalahkan manajemen, pemilik perusahaan, bos, atau atasan Anda.

Solusinya simpel : bulan depan resign, dan segera pindah ke perusahaan-perusahaan yang saya sebutkan diatas. Sederhana tho?

Hidup itu memang sederhana. Jadi ndak usah dibikin yang rumit-rumit.

~> Well, sharing aja ya..
> Kalo memang elu mau kerja di perusahaan consulting (terutama di
asia, amrik) atau service company.., lu harus siap2 meluangkan waktu
tak terbatas untuk bekerja.
>
> Gw rasa working environment di beberapa consulting firm (ACN, BCG,
McKinsey, etc) tidak berbeda jauh.
>
> Kita bahas satu2:
> Apa yg mereka tawarkan:
> 1. Ilmu & Experience -> Karena consulting firms tersebut memang
berskala internasional, mereka mempunyai expertise2 yang bisa share
ilmu yang mereka punya. Pengalaman bekerja di perusahaan ini juga
relative diconsider jika kita mengapply pekerjaan ke company lain.
(Dengan cataan, kita apply untuk pekerjaan yang mirip/sejenis dengan
pekerjaan kita di consulting firm tersebut).
> 2. Salary -> Pada umumnya (tidak semua), perusahaan konsultan ini
menawarkan gaji yang relatif lumayan (terutama untuk fresh graduate).
Iming-iming salary ini membuat para freshgraders berlomba2 mengirimkan
aplikasi ke perusahaan tersebut.
> 3. Travelling -> Siap2 deh untuk travelling ke luar kota / luar
negeri jika bekerja di sini. Iming2 travelling ke luar negeri banyak
membuat orang tergiur untuk masuk ke perusahaan tersebut. Gw sih suka
ya travelling untuk jalan2 doang, tapi kalo travelling untuk bekerja
dari jam 7 pagi sampe jam 7 pagi besoknya lagi, dan ada meeting jam 8
pagi sampe sore, malamnya ada testing.., ngga janji lah yaw..hehehe
> 4. Makan di hotel2 mewah -> kalo menjamu klien atau meeting internal.
>
> Nilai apa yang harus dibayar:
> 1. Waktu -> Siap2lah berkorban hampir seluruh dari hidup Anda jika
memang pilihan ini yang Anda ambil. Kerja di hari libur nasional, itu
biasa.. Weekend di kantor, lebih biasa lagi… Masih di telepon untuk
solve problem lewat internet walaupun elu sedang cuti sakit (dalam
arti sakit betulan ya) dan berbaring di tempat tidur sambil menjepit
termometer, itu cerita nyata.
> Ada pengalaman nyata dari teman gw, dia masih di telp bos untuk
solve problem di kantor padahal dia baru saja pulang dari acara
pemakaman Ayahnya. “Bayangin dong Lin, aer mata belom kering, tanah
kuburan Ayah gw masih melekat di celana, gw udah di telp untuk solve
problem hari itu juga”..
> Well, selamat datang ke dunia nyata.
> 2. Relasi dengan family and friends (orang2 yg Anda kasihi)
> Karena hampir seluruh hidup Anda dihabiskan untuk bekerja, otomatis
waktu untuk keluarga, teman, bahkan untuk diri sendiri jadi berkurang.
Berangkat pagi2 buta ke kantor, pulang larut malam bahkan hampir pagi.
> Bapak2 lupa ultah anak dan istrinya? Itu biasa..
> Terutama untuk kaum Ibu, pergi ke kantor anak belom bangun, pulang
dari kantor anak sudah terlelap..
> Jangan salahkan Anak Anda jika mereka terbalik memanggil sebutan
“Mami” dan “Mbak” (ini kisah nyata).
> Ada berapa banyak ibu2 di Jakarta yang bekerja sebagai
konsultan/wanika karir tapi tidak bisa mengganti pampers anaknya
sendiri? Kalo pergi jalan-jalan bawa segerombolan pasukan (anak 2,
baby sitter 2, supir 1, pembantu 1, tukan kebon dan hansip ikutan
dibawa ngga ya? :D).
> 3. Overtime dibayar tidak ya? Itu harus ditanyakan kepada HRD jika
kita dalam proses interview dan harus dipastikan tertulis di dalam
kontrak kerja. Ada banyak company tidak mau bayar overtime.
> 4. Kesehatan.
> Jangan abaikan yang satu ini. Saking semangatnya bekerja, employee
tidak menjaga kesehatannya. Flu, batuk, maag, demam, lever, jantung, etc.
>
> Menurut gw, bolehlah bekerja dua atau tiga tahun di consulting firm.
Setelah elu dapet ilmu, certification, experience, langsung lamar ke
perusahaan2 laen yang menawarkan offering yang lebih baik (working
hour, salary, insurance, etc). Nilai plus dari bekerja di perusahaan
multinasional adalah pengalaman bekerja elu di Indonesia akan tetap
diperhitungkan jika lu apply ke perusahaan lain di luar negeri.
>
> Tapi itu kembali ke orangnya masing2. Ada beberapa orang lebih
memilih untuk mengumpulkan duit sebanyak2nya walaupun mengorbankan
waktu, keluarga, dan kesehatannya. Ada orang yang menganggap bahwa
work life balance dari hidupnya terpenuhi jika mereka berangkat kerja
jam 5 pagi dan pulang kerja di atas jam sebelas tiap malam… Mumpung
masih muda, kerja sebanyak2nya, kumpulin ilmu dan duit.
>
> Tapi ada juga yang menganggap “Gapapa deh gajinya lebih kecil
consulting firm tapi gw bisa liat anak gw pertama kali berjalan, gw
bisa beli kado buat suami gw, gw bisa ke ITC buat belanja bareng adek
atau nyokap gw”.
>
> Kalo prinsip gw “Gaji gede, kerja dari jam 8-4, banyak libur,
lingkungan kerja enak dan teman2nya baik” hehehe…(mimpi kali yee)…
>
> Suatu pilihan yang dibuat pasti ada plus dan minusnya. Pikirkan aja
baik2 plus dan minus dari pilihan yang lu buat sebelom elu mengambil
tindakan.
>
> Segitu dulu dah dari gw, kepanjangan emailnya. Pegel gw ngetiknya..
>
> Kalo ada yg mau ditambahin, monggo…

2 pemikiran pada “The best place to work in Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s