Ikhlas

Malam itu pukul 23.00

saya mendapat kiriman email balasan dari seseorang.Sebuah email yang membuat saya tersenyum,bahagia lebih tepatnya.Bagaimana tidak,siapa yang tidak bahagia ketika lolos untuk ke tahap wawancara untuk program summer school business course di salah satu universitas di amrik? Yeah,and it will be at New York!

Rasanya seneng banget!Akhirnya saya meminta untuk wawancara by phone karena jarak yang tidak memungkinkan bertemu.Lama rasanya menunggu…

Lusanya, Detik demi detik ,Jam demi jam. Melihat jam tangan,melihat HP sambil sesekali mengerjakan thesis yang mulai tidak fokus.Rasanya saya menjadi bodoh kala itu.Saya berulang- ulang kali membuka paper yang sama gara2 tidak fokusnya. Lama menunggu,ada pesan masuk. Wawancara ditunda sampai besok,karena masih mewawancarai yang lain.

Besoknya,tibalah giliranku wawancara,just so so!then

Saya diterima!

Alhamdulillah.

New York.

Tapi sang pewawancara memberi tahu bahwa program yang saya ikuti hanya memberi beasiswa untuk  tuition fee saja.and this prob make me stop being happy person.

I missed read that it just tuition free!!!

OH My Allah!

Maju segan,mundurpun tak mau rasanya.Hanya ada waktu 2 bulan saja dari sekarang,karena mei harus berangkat.Waktu yang cukup singkat,tapi bisa dalam pikiranku. Ah bisa,aku bisa cari sponsor.

Tapi apakah bisa 2 bulan?

Lemme take calculation,Transport JKT-US + US-JKT + Living Cost at NY which extremelly so high! + VISA ++

My close friend told me story when he got sponsorship for their conference in aussie and he got it!I asked him,how long from got announcement and went to aussie?

Six Month!

Ah! how many times he send proposal?100 times and more..

Yeah, Crazy enough!

And I realize that it is possible to get money if I hardwork.but then,How stupid Iam to compare transport to aussie and NY?Living cost?And off course,he only apply for conference and it take several days?Me??????? approximately 2 month!

AH.then I call my parents and heard some wise advice.

My Father said bla bla bla

My Mother said bla bla

then my young brot said bla

and choice depends on Me.

I am mature enough,right?

Singkat kata,pewawancara ingin mendapatkan kepastian hari ini.kepastian.setidaknya mereka ingin kita tidak mundur setelah nama kita ditampilkan di muka umum.mereka ingin memastikan kita punya dana yang bisa cover di waktu sponsor tidak memadai.

Dan apa pilihanku hari ini?Saya memilih mundur.Terlihat klise dan mungkin bodoh. Mungkin jiwa kalian yang berapi-api bilang seperti itu.

Tapi percayalah,ketika kalian ada di posisi yang sama dan amanah yang sama mungkin akan berbuat hal yang sama.

Hari ini,berat rasanya untuk melepaskan sesuatu yang sudah saya perjuangkan.Orang bilang ini kesempatan yang mungkin datang sekali.Orang bilang nanti saya akan menyesal.

Iyakah seperti itu? Tidak.

Bukankah ikhlas itu melepas selepas-lepasnya?Dan percaya bahwa setiap keputusan yang sudah melibatkan Allah didalamnya akan lebih baik daripada dipaksakan.Bukanlah kesabaran jika masih mempunyai batas dan bukanlah keihlasan jika masih merasakan sakit.

“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain dan hanya kepada Rabbmulah hendaknya kamu berharap” (QS.94:1-8)

“Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak. ( Al-Baqarah 216 )”

Ada suatu masa dimana mendapatkan lebih mudah daripada melepaskan.dan saya ada di masa itu.biarlah waktu yang mengantarkan saya pada pemahaman yang lebih baik lagi :’)

Ditulis dengan hati yang campur aduk.

Terima kasih keluarga,terima kasih teman terbaikkkkkk🙂

M.Farid

2 pemikiran pada “Ikhlas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s