Doa Nabi Yunus

KAJIAN TAUHID
oleh: KH Abdullah Gymnastiar

“Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhoolimiin.”
Ini adalah doa nabi Yunus a.s yang dijanjikan oleh Alloh Swt. akan menjadi jalan keluar dari berbagai kesulitan yang sedang dihadapi oleh nabi Yunus a.s. Karena datangnya doa ini adalah berasal dari tiga lapis kegelapan.
Pertama, kegelapan malam. Kedua, kegelapan di dalam lautan. Dan ketiga, kegelapan di dalam perut ikan. Dari ketika kegelapan ini kemudian nabi Yunus a.s selamat atas izin Alloh Swt., syariatnya dengan memanjatkan doa ini kepada Alloh Swt.
Doa nabi Yunus a.s ini diabadikan oleh Alloh Swt. di dalam Al Quran, “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minazh zhoolimiin”, yang artinya, “Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zholim.” (QS. Al Anbiyaa [21] : 87)
Ada 3 makna kunci utama pada tiap-tiap kalimat dari doa ini:

1. LAA ILAA HA ILLA ANTA
Artinya: Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau.
Kalimat ini merupakan kalimat pengakuan yang mengakui kita tidak punya apa-apa sedangkan Allah punya segalanya, mengakui keEsaan Allah, kebesaran Allah dan Allah yang memiliki kuasa atas segalanya.
Mengakui diri ini betul-betuh bodoh yang tidak tahu apapun kecuali Allah yang Maha Tahu yang memberikan sedikit ilmuNya kepada kita.
Mengakui dengan yakin bahwa semua yang ada pada diri kita adalah milik Allah, yang tiada satupun kejadian yang bisa terjadi hanya dengan izin Allah. Yang tiada satupun musibah yang menimpa kecuali dengan izin Allah

Maka jika Allah memberikan sesuatu yang tidak kita senangi (ujian dan musibah) yakinkan dalam hati tanamkan serta katakan “Ini semua datangnya dari Allah maka pasti baik, Allah tidak mungkin dzalim, pasti ini baik untukku.”

Barangsiapa yang ingin diberikan keselamatan dari setiap persoalan, maka milikilah keyakinan yang kuat kepada Allah Swt. Jangan menuhankan apapun selain Allah Swt. Hanya Allah semata yang ada di hati kita, yang menjadi tujuan setiap amal kita, yang kita harapkan pertolongannya.

2. SUBHANAKA
Artinya: Maha Suci Engkau
Tanamkanlah di dalam hati pengakuan bahwa hanya Alloh Yang Maha Sempurna, tidak ada kekurangan, kesalahan dalam hal apapun. Alloh Maha Suci dari segala kekurangan.
Allah Al BARR Allah Maha Baik, semua hukum, ketentuan, sepahit apapun yang kita rasakan pasti mengandung kebaikan.
Allah Al-Adl Allah Maha Adil, semua yang terjadi di dalam hidup kita termasuk kesusahan, kesedihan, serta kegelisahan semuanya Allah telah ukur sesuai dengan kemampuan dan kapasitas kita. Allah tahu dengan cermat siapa kita.
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya..” [Al Baqarah : 286]

Maka janganlah berburuk sangka kepada Allah, jika ada hal yang kurang baik menimpa kita. Ketika kita meminta bunga Allah berikan kaktus, ketika kita minta kupu-kupa Allah berikan ulat. Menurut kemampuan kita sebagai manusia kaktus dan ulat itu tidak baik dan bukan apa yang kita harapkan. Padahal suatu saat nanti pada waktunya kaktus mampu memberikan bunga yang sangat indah, ulat setelah melalui beberapa proses berubah menjadi kupu-kupu yang menawan.
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” [Qs. Al-Baqarah : 216]
Maka janganlah menjadi orang yang sok tahu. Jadilah orang yang memiliki ilmu dan hilm.
Hilm adalah kesabaran. Hilm adalah sikap tenang dan lembut yang tidak menggampangkan timbulnya amarah jiwa. Ilmu dapat kita peroleh dengan belajar sedangkan hilm dapat kita peroleh dari mujahadah latihan secara terus menerus.
Jadi sepahit apapun ujian kita, yang sakitnya sampai ke ubun-ubun sampai membuat tidak enak makan tidak enak tidur hingga menangis yang membuat dada sesak, tetaplah berbaik sangka pada Allah. Yakinkan dalam hati bahwa keadaan itu pada saat itu baik menurut Allah untuk kita. Allah sedang merontokkan seluruh dosa-dosa. Sungguh jika kita bersabar atas semua yang Allah tetapkan, tidak akan ada yang pernah luput dari Allah. Allah selalu melihat dan menatap hambanya. Allah selalu mengawasi hambanya yang Dia cintai.

Hadits abu hurairah r.a. ia berkata rasulullah saw.bersabda: “Allah berfirman: ‘Aku berada pada sangkaan hamba-Ku, Aku selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku, jika ia mengingat-Ku pada dirinya maka Aku mengingatnya pada diri-Ku..”

3. INNI KUNTU MINADZALIMIIN
Artinya: sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zholim
Mengakui bahwa diri kita ini adalah hamba yang zholim terhadap diri sendiri, banyak melakukan salah dan dosa. Semakin kita mengakui keburukan dan dosa-dosa kita di hadapan Alloh, inilah yang akan mengundang pertolongan Alloh Swt.
Disinilah bagian pengakuan yang Allah sukai. Dosa itu bisa mengundang cinta Allah jika kita mengakui dengan jujur akan dosa-dosa kita lalu memohon ampun kepada-Nya.
Maka jadikan sabar dan sholat menjadi penolongmu.
“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al-Baqarah: 45-46)

Ketika Allah memberikan musibah maka pada pukulan pertama janganlah banyak bereaksi. Diam sajalah, jangan buru-buru curhat kepada orang lain apalagi menceritakannya kepada banyak orang. Karena sabar itu terletak pada sorotan dan pukulan pertama. Terkadang kita suka tergesa-gesa, dimana sifat tergesa-gesa itu datangnya dari setan. Ketika datang ujian tahanlah  dan  kendalikan diri jangan sampai ada kata-kata dan sikap yang tidak terkontrol apalagi sampai menuliskannya pada media social yang dapat dibaca khalayak ramai.
Orang yang tidak sabar adalah orang yang selalu ingin diketahui orang lain penderitaannya.
Setelah itu maka sholatlah. Ambil wudhu dan sholat itu jauh lebih baik dibandingkan kita menangis tersedu-sedu yang tiada hentinya, lebih baik dari pada membentur-benturkan kening ke dinding, lebih baik daripada sekedar memeluk guling sambil terisak . Allah menyaksikan kita sholat walaupun sambil menangis dan tidak khusuk. Allah tahu persis usaha dan kesabaran yang kita coba jalankan walaupun rasanya berat dan perih.
Menangisi masalah itu malah bikin kita makin nyelek sedangkan menangisi dosa itu justru bikin hati kita makin lega. Allah lah yg menurunkan sakinah di hati org yg beriman.

Yuk kita harus banyak menangis,  bangunlah di sepertiga malam usahakan tidur jangn terlalu larut. Allah melihat kita melawan kantuk. Allah melihat kita ke tempat wudhu. Allah tahu dibalik letihnya kita kita tetap berusaha sholat malam. Selesai sholat ingatlah Rasulullah dan bacalah sholawat. Ingat orangtua kita dan berdoalah utk mereka. Ingat dan bukalah lembar-lembar kelam dalam hidup kita. Zina mata yang kita lakukan serta zina pikiran. Kemusrikan kita. Sibuk menuhankan dunia. Sibuk membaguskan topeng. Menangislah atas dosa-dosa yang selalu kita lakukan. Mudah2an Allah yang maha tahu ikhtiar kita senantiasa menjadikan kita mampu bersabar dan senantiasa menambahkan nikmatNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s